Dinamika Pemikiran Ekonomi Islam di Indonesia: Menakar Prinsip Bisnis dalam Pemikiran Adiwarman Karim dan Dawam Rahardjo

Penulis

  • Fauzi Abdul Azis STIS As-Sa'adah Sukasari Sumedang
  • Syahrial STIS As-Sa'adah Sukasari Sumedang

Kata Kunci:

Adiwarman Karim, Dawam Rahardjo, Prinsip Bisnis Islam, Formalisme Syariah, Keadilan Sosial

Abstrak

Pertumbuhan pesat industri ekonomi syariah di Indonesia sering kali dihadapkan pada kritik akademis mengenai ketimpangan antara formalitas hukum dan substansi keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk membedah dinamika tersebut dengan mengkomparasikan konstruksi prinsip bisnis dari dua pemikir ekonomi Islam paling berpengaruh di Indonesia: Adiwarman Azwar Karim dan M. Dawam Rahardjo. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) dan analisis isi (content analysis), penelitian ini menelaah karya-karya primer kedua tokoh untuk memetakan epistemologi, prinsip utama, dan orientasi bisnis mereka. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan paradigmatik yang signifikan. Adiwarman Karim merepresentasikan pendekatan legal-formal yang menekankan pada validitas akad, pelarangan MAGHRIB (Maysir, Gharar, Riba), dan konsep Economic Value of Time. Pendekatannya bersifat top-down, berfokus pada penguatan institusi keuangan dan kepatuhan syariah. Sebaliknya, M. Dawam Rahardjo mengusung pendekatan substantif-filosofis yang berlandaskan pada Tauhid Sosial dan Ekonomi Konstitusi. Bagi Rahardjo, prinsip bisnis harus bersifat bottom-up dengan orientasi pemberdayaan ekonomi rakyat, anti-monopoli, dan keadilan distributif, melampaui sekadar label syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketegangan antara formalisme Karim dan substansialisme Rahardjo bukanlah pertentangan yang saling meniadakan, melainkan spektrum yang saling melengkapi. Ekosistem ekonomi Islam Indonesia membutuhkan sintesis dari keduanya: pemikiran Karim diperlukan untuk membangun fondasi operasional dan kepastian hukum industri, sementara pemikiran Rahardjo krusial sebagai kompas moral untuk mencegah praktik bisnis terjebak menjadi kapitalisme berpeci. Sintesis ini menjadi prasyarat mutlak bagi pengembangan model bisnis kontemporer yang profesional sekaligus berdampak sosial.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abduh, F. (2026). Koperasi Merah Putih Sebagai Model Bank Sosial: Telaah Konseptual Dalam Perspektif Ekonomi Kerakyatan Dawam Rahardjo. Al-Ma'ab: Journal Of Islamic Economy, 2(2), 44-55.

Arifan, F. A. (2014, October). Sumbangsih Syafi’i Antonio dan Adiwarman Azwar Karim terhadap Pemikiran Ekonomi Islam di Indonesia. In Paper dipresentasikan pada Seminar Internasional: Contemporary Islamic Law in Asia (pp. 21-22).

Dewi, R. P. (2023). Larangan MAGHRIB (Maysir, Gharar, Riba) dalam Transaksi Jual Beli Kajian Ekonomi Islam. EJESH: Journal of Islamic Economics and Social, 1(1), 23-33.

Elisafitri, R. O., Junaidi, H., & Afriansyah, S. (2020). Pemikiran Adiwarman Azwar Karim Terhadap Konsep Economic Value of Time (2010-2018) dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Muamalah, 6(2), 130-142.

Erisna, M. K. (2025). Praktik Bagi Hasil Simpanan Berjangka Dalam Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah (Studi di Koperasi Jasa Keuangan Syariah Baitul Maal Watt Tamwil Assyafi’iyah Desa Pugung Raharjo Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur) (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).

Firdaus, M. A., Irawan, F. A., Monntela, M. Z., Fahreza, M. R., Yohanes, A., & Iskandar, A. (2025). Implementasi Prinsip Ekonomi Syariah Dalam Praktik Bisnis di Indonesia. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(2), 558-565.

Insawan, H., & Qaimuddin, S. (2012). Pemikiran Ekonomi Islam M. Dawam Rahardjo.

Lubis, A. A. A. M. R., Faiz, M., Imawan, D. H., & Choirin, M. Dinamika Pemikiran Moderasi Islam.

Moslem, H. (2022). Analisis Deskriptif Pemikiran Ekonomi Islam Kontemporer Di Indonesia. Taraadin: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 3(1), 30-55.

Mubarok, A. Z., Hidayat, A. D., Kaswoto, J., Fatahilla, W., Mulyon, A., Dewi, A. D. M., ... & Sudarmanto, E. (2025). Ekonomi Islam. Minhaj Pustaka.

Qoyum, A. (2021). Sejarah pemikiran ekonomi Islam. Abdul Qoyum.

Rahardjo, M. D. (2009). Menuju sistem perekonomian Indonesia. Unisia, 32(72).

Ramadanti, N. A., Putri, A., Rahayu, S. T., Fransiska, D., & Pratama, M. A. (2025). Kritik Satjipto Rahardjo Terhadap Positivisme Hukum. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat, 4(01).

Ridawati, M. (2023). Redefinisi Keilmuan Ekonomi Islam Indonesia (Studi atas Pemikiran Ekonomi Islam Adiwarman Azwar Karim). MAQOSID (Jurnal Studi Keislaman dan hukum Ekonomi Syariah), 11(2), 44-61.

Supratikno, H. (2021). Globalisasi, Ekonomi Konstitusi, dan Nobel Ekonomi. Kepustakaan Populer Gramedia.

Utama, A. S. (2018). Sejarah dan Perkembangan Regulasi Mengenai Perbankan Syariah Dalam Sistem Hukum Nasional Di Indonesia. Jurnal Wawasan Yuridika, 2(2), 187-200.

Zahara, Z., & Tamirano, R. (2026). Perbandingan Persepsi Nilai Waktu Uang (TVM) Konvensional Dan Syariah: Tinjauan Legitimasi Syariah Terhadap Jual BeliTanah Sebagai Investasi Jangka Panjang (Studi Kasus Salah Satu Warga Desa Bukit Sari, Teluk Rendah Pasar). Jurnal Manajemen Dakwah dan Ilmu Komunikasi, 2(3), 181-206.

Unduhan

Diterbitkan

26-04-2026 — Diperbaharui pada 29-04-2026

Versi

Cara Mengutip

Azis, F. A., & Syahrial. (2026). Dinamika Pemikiran Ekonomi Islam di Indonesia: Menakar Prinsip Bisnis dalam Pemikiran Adiwarman Karim dan Dawam Rahardjo. MUAMALAH: Journal of Islamic Economics and Business Law, 1(1), 38–57. Diambil dari https://journal.lestarisakhapustaka.com/index.php/MUAMALAH/article/view/31 (Original work published 26 April 2026)